Artikel kali ini membahas tentang tutorial dalam mengganti atau mengubah nilai port untuk mengakses website atau sistem backend (endpoint) di dalam Aapanel baik itu untuk akses Admin Portal maupun akses aplikasi website atau sistem lainnya. Hal ini biasanya fitur ini dipakai untuk melakukan koneksi antar sistem website atau aplikasi melalui Tunnel atau memberikan akses suatu situs tertentu yang dimana tidak menggunakan port HTTP default yakni 80.
Untuk nilai port lama yang akan diganti menjadi port baru, usahakan jangan menggunakan nilai port istimewa seperti port 443 (HTTPS), port 22 (SSH), dan sebagainya dengan tujuan agar tidak terjadi kegagalan atau error pada saat proses mengakses Admin Panel dari Aapanel yang disebabkan port saling bertabrakan dengan sistem aplikasi / web lain dengan nilai port yang sama atau yang dianggap istimewa.
Daftar Isi
LANGKAH-LANGKAH
CARA 1: MELALUI CMD / CLI / TERMINAL
1. Aktifkan tools CMD (Windows) atau terminal (Linux / MacOS) di laptop atau PC.
2. Ketikkan kode perintah di bawah untuk koneksi dari laptop atau PC.
ssh root@<alamat IP>
<Alamat IP> = alamat IP SBC kamu.
3. Tekan Enter.
4. Masukkan Password Root Armbian kamu, tekan Enter.
5. Kode perintah di bawah untuk melakukan update sistem melalui repositori yang ada.
sudo apt-get update
6. Tekan Enter.
7. Kode perintah di bawah untuk upgrade sistem jika ada yang terdapat error pada proses update sistem.
sudo apt-get upgrade
8. Tekan Enter.
Setelah mengalami proses upgrade sistem tanpa error, silahkan ulangi dari langkah ke-5 sampai tidak terjadi error lagi.
9. Ketikkan kode perintah untuk melihat fitur yang ada di dalam Aapanel
sudo bt
atau
bt
10. Tekan Enter.

11. Ketikkan angka 14 untuk melihat data informasi tentang akses portal Aapanel, tekan Enter.

12. Ketikkan kode perintah untuk melihat fitur yang ada di dalam Aapanel
sudo bt
atau
bt
13. Tekan Enter.
14. Ketikkan angka 8 untuk menggantikan nilai port lama menjadi baru, tekan Enter.
15. Masukkan nilai port baru dengan sesuai kebutuhan kecuali nilai port istimewa, tekan Enter.

Nilai port Istimewa = 80 (HTTP), 443 (SSH), 22 (SSH), dsb.
16. Ketikkan kode perintah untuk melihat fitur yang ada di dalam Aapanel
sudo bt
atau
bt
17. Tekan Enter.

18. Aktifkan web browser di PC atau laptop kamu.
19. Masukkan alamat IP Aapanel Admin ke kolom address bar, tekan Enter.
20. Masukkan username dan password dengan benar dan tepat.
21. Klik Login.

Apabila proses login tersebut berhasil memasuki ke tampilan halaman webadmin dari Aapanel yang berarti telah sukses dalam mengganti nilai port secara kustom.
Selesai.
CATATAN:
Apabila ada terjadi error pada saat mengakses alamat IP dengan port baru untuk mengakses portal Admin dari Aapanel yang disebabkan HTTPS dicoret atau tidak bekerja, maka bisa klik tombol Advance atau Proceed.
CARA 2: MELALUI GUI ATAU ADMIN PANEL
1. Aktifkan web browser di PC atau laptop kamu.
2. Masukkan alamat IP Aapanel Admin ke kolom address bar, tekan Enter.
3. Masukkan username dan password dengan benar dan tepat.
4. Klik Login.

5. Klik Tab Settings.

6. Masuki ke bagian Network & Access.
7. Klik Modify pada bagian Panel port.

8. Masukkan salah satu nilai port baru dengan antara 10000 – 65535.
9. Centangkan “I already understand …….”
10. Klik Confirm.

Tunggu beberapa saat sampai sukses yang dimana nanti akan logout otomatis.
11. Masukkan username dan password dengan benar dan tepat.
12. Klik Login.

13. Klik Tab Settings.

14. Masuki ke bagian Network & Access.
15. Lihatlah hasil perubahan dalam ganti nilai port dengan sesuai kebutuhan.

Selesai.
CATATAN:
Apabila ada terjadi error pada saat mengakses alamat IP dengan port baru untuk mengakses portal Admin dari Aapanel yang disebabkan HTTPS dicoret atau tidak bekerja, maka bisa klik tombol Advance atau Proceed.
PENUTUP
Kamu bisa mengubah atau mengganti nilai lama menjadi baru untuk mengakses ke portal Aapanel sebagai File Management utama kamu di dalam SBC Orange Pi Zero 3 atau SBC lainnya baik itu melalui CLI atau terminal maupun GUI (File Management secara langsung). Usahakan tidak mengganti atau mengubah nilai port dengan nilai port istimewa seperti port 443 (HTTPS), port 22 (SSH), dan sebagainya.